Trend Diet Nabati Yang Akan Populer di 2020

Trend Diet Nabati Yang Akan Populer di 2020

Trend Diet Nabati Yang Akan Populer di 2020 – Setiap tahun, selalu saja ada trend diet yang berubah dan cenderung menjadi rujukan untuk melakukan diet. Kali ini, tahun 2020 nabati akan menjadi primadona bagi mereka yang ingin mencari diet yang baru. Selain itu, minuman yang bebas dari alkohol dan juga daging-dagingan akan menjadi trend. 

Mengapa Pola Makan Nabati?

Mungkin anda masih ingat beberapa waktu lalu sempat trend pola makan vegetarian yang menjadi popular dan rujukan kesehatan. Pola makan nabati akan menjadi trend dikarenakan anggapan bahwa dengan konsumsi sayuran dianggap lebih sehat dan baik bagi kesehatan. Diet nabati sendiri terdiri dari biji-bijian, sayuran , buah, serta kacang-kacangan. Berikut beberapa jenis nabati yang diprediksi akan menjadi trend di tahun 2020. 

  • Biji-bijian. Selama beberapa tahun terakhir, biji-bijian menjadi daya tarik cukup tinggi untuk pola makan sehat. Anda bisa menemukan trend biji-bijian mulai dari sun flower seeds, quinoa, dan masih banyak lagi. Akan banyak muncul variasi makanan yang terbuat dari biji-bijian yang memiliki keuntungan menurunkan resiko diabetes type 2, kolesterol, dan stroke serta jantung. 
  • Makanan olahan nabati. Pada akhirnya, makanan yang diproses dari bahan dasar nabati akan menjadi kebutuhan sendiri dan memiliki pasar market yang cukup tinggi. 
  • Tepung alternative. Saat ini sudah ada mulai produk tepung alternative yang terbuat dari singkong (mocaf) dan juga tepung pisang yang memiliki kandungan karbohidrat lebih rendah sehingga lebih sehat. 

Keuntungan diet sehat nabati 

Para penggemar Beyonce pasti tahu bahwa Beyonce mampu menurunkan berat badannya hingga 19 kg dengan menjalani diet 22 hari dengan berbasis tanaman atau nabati. Marco Borges, pencipta dari diet ini meyakini bahwa diet ini mampu menurunkan berat badan dan juga membuat kulit sehat. Secara garis besar, makan makanan yang kaya akan buah dan sayuran akan memberikan pengaruh baik bagi kesehatan secara umum. Apa saja keuntungan diet nabati?

  • Menurunkan kadar kolesterol. Sebagian besar makanan di diet nabati merupakan jenis bahan makanan yang memiliki kolesterol rendah. 
  • Membuat gula darah lebih stabil. Salah satu cara ampuh untuk mencegah diabetes adalah memakan serat lebih banyak yang didapatkan dari buah dan sayuran. 
  • BAB lancar.  Dengan pola makan banyak serat otomatis akan memperlancar BAB. 
  • Menurunkan berat badan. Secara alamiah, seseorang yang menjalani diet nabati akan mengalami penurunan berat badan. Umumnya, seseorang yang memulai diet nabati akan turun 2.2 kg dalam dua minggu. 
  • Mencegah hipertensi. Orang yang menjalani diet nabati umumnya memiliki tekanan darah yang lebih normal karena kandungan potassium yang cukup tinggi pada buah pisang, ubi, dan kacang panjang. Potasium juga dapat menurunkan gejala stress dan kecemasan. 

Bagaimana? Anda berminat untuk memulai trend die sehat berbasis nabati ini? Jika ya, maka perlu perhatikan dengan cermat bahwa keuntungan di atas akan didapatkan secara maksimal apabila makanan yang dimakan merupakan bahan makanan fresh, bukan olahan atau wholesome food. Sebaliknya, jika hendak mengolah makanan diet nabati, maka perlu memperhatikan cara pengolahan yang dianjurkan. 

Mengolah bahan makanan untuk diet nabati 

Seperti disebutkan diatas, perlu memperhatikan cara pengolahan bahan makanan sebelum anda mengolah makanan untuk diet nabati. Untuk sayuran dan buah baiknya tidak dimasak dengan panas yang terlalu tinggi dan lama karena akan menghilangkan kandungan nutrisinya. Olah bahan makanan tersebut dengan dikukus, di rebus, di panggang, atau tumis namun menggunakan minyak nabati sesedikit mungkin. 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*