Resiko Kesehatan Millenial Yang Wajib Anda ketahui

Resiko Kesehatan Millenial Yang Wajib Anda ketahui

Resiko Kesehatan Millenial Yang Wajib Anda ketahui  – Penelitian terbaru dari pusat penelitian Blue Cross Blue Shield (BCBS) melaporkan bahwa generasi millennial memiliki resiko lebih besar meninggal lebih cepat dari golongan generasi lain. Generasi Millenial adalah mereka yang lahir pada rentang tahun 1981-1996. Di tahun 2020, mereka akan menghadapi isu kesehatan yang kompleks. Mengapa? Hal ini dikarenakan makin mahalnya biaya perawatan kesehatan. Menurut analis dari BCBS  milenial menghadapi tingginya biaya kesehatan 3 kali lipat. 

Apa saja Masalah Kesehatan Pada Millenial 

Terdapat beberapa masalah kesehatan pada millennial yang banyak menjadi salah satu penyebab utama kematian pada generasi millennial. 

  • Depresi. Depresi merupakan salah satu jenis gangguan kesehatan mental yang kompleks sehingga membuat para penderitanya merasakan gejala tidak berharga, sedih dan merasa putus harapan. Ada dua gejala pada depresi, gejala minor dan gejala mayor. 

Gejala mayor meliputi mudah lelah, perasaan sedih, hampa, bosan, kehilangan minat dan kosong. Sedangkan gejala minor meliputi gejala kehilangan nafsu makan, perasaan kehilangan harapan, susah tidur, nyeri otot dan sakit kepala. Apabila dalam 2 minggu setiap hari ada 2 gejala mayor dan 1 minor yang muncul, maka anda wajib waspada itu adalah depresi. 

  • Gangguan kecemasan. Merasa cemas merupakan salah satu hal yang wajar dihadapi oleh sebagian besar orang. Namun, kecemasan dapat menjadi suatu gangguan apabila ia tidak diatasi dan secara konsisten rasa cemas terjadi. Kapankah kecemasan menjadi gangguan kecemasan? Gangguan kecemasan membuat orang yang mengidap mengalami disfungsi dan menderita. 
  • Penyalahgunaan obat. Penyalahgunaan obat merupakan salah satu hal yang juga merupakan salah satu perilaku tidak sehat yang menyebabkan umur millennial menjadi lebih pendek. Ada banyak obat terlarang yang dapat menyebabkan overdosis, gangguan jiwa dan serangan jantung. 
  • ADHD. ADHD adalah Deficit Hyperactivity Disorder yaitu sebuah kondisi yang dimiliki oleh anak serta dewasa. Ada beberapa gejala yang bisa dikenali yaitu ketidakmampuan untuk tetap fokus, mudah sekali terganggu, impulsive, kurang memiliki keterampilan untuk sosial dan organisasi, serta hiperaktif. 

Mengapa Millenial Memiliki Harapan Umur Lebih Pendek Daripada Generasi Lain? 

Generasi Millenial merupakan generasi yang melihat atau bahkan membuat banyak perubahan akan kemajuan teknologi yang kemudian hari mengubah banyak cara hidup di dunia. Namun begitu, sebenarnya generasi milenial menghadapi masalah yang sebenarnya mengancam jiwa. 

Generasi Millenial memiliki resiko terserang penyakit lebih banyak, tantangan keuangan yang lebih kompleks dan berat, serta risiko kematian atau berumur lebih pendek dibandingkan dengan generasi sebelumnya, generasi X.  

Catatan kesehatan di tahun 2017, jumlah depresi dan hyperactivity meningkat sebanyak 30 persen di kalangan generasi millennial. Saat ini, diperkirakan kelompok umur antara 30-39 tahun memiliki resiko lebih rendah pada penyakit jantung dan kanker yang sebelumnya saat ini membayangi generasi X. sebaliknya generasi millennial lebih banyak meninggal karena situasi yang bisa dicegah misalnya overdosis obat-obatan, bunuh diri karena depresi, dan stress. 

Antisipasi Masalah Kesehatan pada Milenial 

Memiliki gaya hidup sehat maka menjadi salah satu cara untuk mengantisipasi masalah kesehatan yang muncul di generasi milenial. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat. 

  • Berhenti merokok 
  • Memperbanyak makan buah dan sayuran 
  • Rutin berolahraga. Minimal 3 kali seminggu 180 menit per minggu. 
  • Perbanyak minum air putih 

Jika anda sudah menjalani hidup clean eating dan lifestyle, maka anda sebagai generasi milenial dapat berumur lebih lama.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*